BRI Mobile Banking – Aplikasi Android

53 Comments

Wow.. keren.. 0.0? Ini kesan pertama saya saat menjalankan Aplikasi Mobile Banking dari BRI yang terbaru untuk smartphone Android (Download per 10 Okt 2012). Saya menggunakan aplikasi android Mobile Banking BRI sejak awal-awal aplikasi ini di launching. Nama awalnya adalah “IB BRI” dengan logo bertuliskan “Internet Banking BRI” tetapi versi terakhir namanya berubah menjadi “BRI Mobile” dengan logo yang juga bertuliskan BRI Mobile.

Terdapat beberapa perubahan dalam aplikasi versi terakhir ini. Pertama, selain akses “Internet Banking” aplikasi Mobile ini juga mendukung akses “SMS Banking alias Mobile Banking”. Kedua, perubahan tampilan antar muka yang lebih baik dari sebelumnya. Ketiga, selain pilihan jenis akses, terdapat tiga menu lain yang disajikan saat menjalankan aplikasi: Info BRI, Call BRI, dan Lain-Lain.

image

Sekarang mari kita bahas menu utamanya satu per satu.

More

Advertisements

[Android App] Menyusur Jakarta dengan NDrive & Google My Tracks.

1 Comment

Wow satu pekan ini ga kerasa hitungan “kilometer” di speedometer Jupiter MX saya bertambah drastis, 3 bulan pertama sejak mulai pake akhir maret lalu sampe sebelum libur UAS (26/3 s.d. 30/6) saya lihat masih dihitungan 500km-an, tapi sekarang setelah libur mulai 20 Juni sampe hari ini hitungannya dah nyampe angka 1250km. 3 Bulan pertama 500km dan 13 hari berikutnya 750km. Sangat kontras.

Walaupun di Jakarta sudah hampir 7 tahun, saya masih belum banyak tau jalan-jalan disini, maklum biasanya sih naik angkutan umum. Jalur angkutan umum kan tidak selalu jalur terpendek untuk menuju tempat tertentu, ditambah lagi saya sering tertidur di perjalanan, mana bisa cepat hafal jalan klo bgitu :D.

Awalnya untuk membantu navigasi, saya gunakan aplikasi GPS yang saya install di Smartphone Android Samsung-Galaxy I5003, NDrive. Menurut saya, NDrive sangat canggih. Dengan map Indonesia yang cukup detail (khususnya Jakarta), lengkap dengan keterangan one way yang sangat membantu memilih jalur alternatif, bahkan keterangan bangunan, pusat perbelanjaan, tempat2 umum, dll. NDrive juga dilengkapi dengan navigasi suara sehingga saya tinggal gunakan headset tanpa harus melihat layar di Handphone. Navigator dengan narator membantu perjalanan saya. … Three hundred meters. … turn left!, ini salah satu potongan kalimat navigasi yang sering terdengar. Buka aplikasi NDrive kemudian GPS akan mendeteksi lokasi kita berada. Trus buka menu navigasi tentukan tujuan yg kita inginkan berdasarkan nama jalan, wilayah, gedung pemerintahan, tempat umum dan masih banyak kriteria lainnya termasuk koordinat yang sudah kita simpan sebagai favourite. Terakhir klik “OK” dan I’m navigated.

Pergi2 dipandu NDrive memang saya sangat puas, tapi ada satu fasilitas yang menurut saya kurang, yaitu Save Tracks. Karena setelah saya melalui satu perjalanan, saya tidak bisa me-review ulang apakah jalur yang sudah saya lewati tadi itu sudah jalur tercepat/terbaik/terpendek atau masih ada jalur yang lebih bagus lagi, jalan di Jakarta kan banyak. Apalagi saat kita “salah jalan” NDrive langsung mencari alternatif lain yang memungkinkan, kalau tidak ada barulah kita diperintahkan memutar balik.

Kenapa ga liat track di map NDrive nya? Mana jalur yang telah kita lewati tadi. Alur navigasi di NDrive cm keliatan pas kita mengaktifkan navigasi dari titik lokasi sekarang (sesuai koordinat GPS) ke tempat yang dituju. Tidak bisa melihat real track yang sudah kita lewati atau track yang bukan dari lokasi sekarang kita berada.

Akhirya saya search di android-market dengan keyword “gps track” dan ternyata google punya aplikasi “My Tracks”. Walaupun map yang digunakan tidak seperti map NDrive yang offline, mapnya bersifat online (mkan pulsa/kuota internet) terhubung ke situs google maps, aplikasi ini ternyata cukup asik digunakan. Kita bisa me-record perjalanan kita dan kemudian menyimpannya untuk kemudian di evaluasi, apakah ada muter2nya atau jg ada nyasarnya :D. Selain itu ada juga informasi kecepatan perjalanan, jarak tempuh, dll. Volum data yang diload untuk mapnya pun ga begitu besar, untuk perjalanan 30an km tranfer data yang direkam oleh aplikasi 3G Watchdog hanya berkisar 0.5Mb. Hemat data juga hemat batre.

Nih screenshot track perjalanan saya hari sabtu 2 Juli kmren. MTA – Blok M Square – Bintaro, berikut keterangannya.

image

image

Dan kalau yang ini adalah screenshot track dari Kwitang Senen – Bintaro. Rabu 29 Juni.

image

image

Anda juga sering bepergian ke tempat yang baru? punya smartphone Android? Mungkin perlu anda coba dua aplikasi ini, NDrive dan My Tracks. Aplikasi NDrive silahkan dicari melalui jaringan internet di PC Anda karena ukuran file data yang cukup besar harus diunduh terlebih dahulu sebelum Anda tanamkan di Android kesayangan, sekitar 265MB. Sedangkan My Tracks bisa diinstall langsung melalui market, file size nya hanya 1.12MB (versi 1.1.7) karena map nya akan diload by-request saat penggunaan.
Selamat mencoba.