IMG_20160305_093348Mau sharing nih pengalaman gw mudahnya bayar pajak MOTOR 5 tahunan (ed: bukan nunggak 5 tahun yah..haha tp ini pembayaran pajak pas tahun di Plat ny habis. Bagi pembaca yg minta tolong dihitungkan denda tunggakan, lanjutkan baca sampe paragraf terakhir) , atau yang biasa disebut perpanjang STNK atau Ganti Plat. Kalo ada yang lagi mau bayar pajak 5 tahunan juga, nggak usah pakai calo bro sist mas mbak.. Urus sendiri aja.

Motor gw plat B, area Jakarta Timur. Sebelumnya gw udah pernah sharing bayar pajak tahunan yang sangat mudah dan cepat (cukup 15 menit) pakai layanan Drive Thru di Samsat Jakarta Timur. Jadi kalo bukan pajak 5 tahunan mending pakai Drive Thru aja. Tapi kalo pajak 5 tahunan ga bisa Drive Thru, harus lewat loket biasa. Tapi tenang, prosesnya juga lmyan cepat, mulai dari cek fisik, daftar, bayar, sampai ambil STNK dan plat barunya, hanya skitar ½ – 1 jam.

Persyaratan yang harus disiapkan dari rumah:

  1. BPKB Asli
  2. STNK Asli
  3. KTP Asli sesuai STNK
  4. Fotokopi semua poin 1-3 cukup 1 set aja, tapi kalo mau cadangan buat 2 set (bisa juga copy di lokasi)
  5. Motor Asli yang mau dibayar pajaknya
  6. Pulpen untuk nulis formulir! Atau beli di lokasi, @ Rp3.000,- Jangan lupa ya, daripada antri panjang cuma buat pinjam pulpen, mending bawa sendiri.
  7. Uang Asli! 😀 (Siapin uang senilai pajak tahunan yg di STNK lama atau bisa dicek online di sini dan tambah sekitar Rp150ribu karena ini ada proses ganti plat. Misal di STNK lama jumlah pajaknya Rp140ribu berarti siapin uang Rp290ribu).

Kalo persyaratan sudah cukup, bawa semuanya ke Samsat Jakarta Timur di Jl. D.I. Panjaitan Kav. 55, Jatinegara, Jakarta Timur, daerah Kebon Nanas. (Google Map).

Tahap 1. Sampai di lokasi ga usah cari parkir, langsung cari lokasi “Cek Fisik Motor” dan antri. Siapin uang pas Rp10.000,- untuk cek fisik. Langsung bayar sama petugas gosok mesin/rangka saat kita terima 1 lembar hasil cek fisik. Biaya ini emang ga ada kuitansinya, tapi sudah ditarif oleh petugas. Proses antri sekitar 5 menit walau didepan ada 30an antri. Cepat karena jalur antrinya ada 4 jalur.

Tahap 2. Setelah cek fisik, cari parkir di dekat sana. Jangan jauh2 karena kita harus ambil pengesahan/legalisir hasil cel fisik. Tempatnya sebelahan dengan lokasi gosok mesin/rangka. Siapkan: 1) lembar cek fisik, 2) STNK Asli, dan 3) Uang Rp20.000,- serahkan ke loket 4. Tunggu sampai dipanggil. Waktunya sekitar 15 Menit.

Tahap 3. Masuk ke gedung Samsat, di lantai 1 tanya petugas dimana ngambil formulir perpanjang STNK. Posisi ny ky meja resepsionis lurus di depan pintu masuk. Disana ada petugasnya, minta aja formulirnya dan tanya kolom yang harus diisi. Siapkan pulpen sendiri supaya cepat! Disini ga bayar.

Tahap 4. Siapkan berkas untuk masukin berkas ke loket pendaftaran:

  1. BPKB Asli
  2. STNK Asli, keluarin dari plastiknya
  3. KTP Asli, masukin ke plastik STNK
  4. Fotokopi poin 1-3 cukup 1 set
  5. Berkas cek fisik yang sudah legalisir
  6. Formulir pendaftaran yang barusan diisi

Tanya petugas tempat formulur tadi, dimana loket pendaftaran. Tempatnya di seberang kolam di dalam gedung. Kasiin berkas, tunggu sebentar karena KTP Asli dan BPKB Asli akan langsung dikembaliin.

Tahap 5. Tunggu dekat kasir, di sebelah loket pendaftaran. Nanti dipanggil, bayar pajak di kasir sesuai angka tercetak di lembar pajak. Ya benar, sesuai yang tercetak. Di sini loketnya bersih, pajak gw Rp299.000,- saya kasih Rp300.000 pun dikasih kembalian Rp1.000,-. Waktunya di sini cuma 2-5 menit. Kita dapat 2 lembar bukti bayar. Lembar putih untuk ambil plat, lembar biru untuk ambil STNK.

Tahap 6. Cari loket 5 di ruangan yang sama dengan kasir. Kasiin lembar putih bukti bayar yang dari kasir ke petugas cetak plat. Tunggu sebentar 5-10 menit, nama kita dipanggil dan plat baru pun diberikan, cat putih nya bahkan masih basah! Angin-anginkan sebentar supaya kering. Jangan lupa siapin uang Rp5.000,- untuk petugas, karena diminta. Tp emang ga ada bukti kuitansinya.

Tahap 7. Ambil STNK si loket sebelah kasir tadi. Pakai lembar biru dari kasir untuk bukti pengambilan STNK. Di sini ga ada bayar lagi, cukup tunggu sekitar 5-15 menit. Nama kita dipanggil, dan STNK + Bukti bayar Pajak yang baru pun diberikan.

Proses selesai, pulang. Silahkan lanjutkan pasang Plat Baru!

Biaya TAMBAHAN yang tertulis di bukti pajak dibandingkan pajak tahunan biasa sebetulnya cuma Rp80.000,- yang terdiri dari Rp50.000,-  adm STNK dan Rp30.000,- adm TNKB (plat nomor). Tapi ada biaya nggak tertulis: 1) cek fisik Rp10.000, 2) Legalisir Rp20.000, dan 3) ambil TNKB/Plat Rp5.000,- Total tidak tertulis Rp35.000,-

Jadi untuk estimasi biaya, lihat pajak tahun lalu berapa ditambah Rp80.000 + Rp35.000 jadi tambah Rp115.000. Untuk amannya bawa aja tambahan sekitar Rp150.000,-

O iya, pembayaran juga bisa hari sabtu, tapi usahakan sebelum jam 10 sudah di lokasi, karena jam 11 loket pendaftaram tutup. Kalo bisa lebih awal lagi justru lebih bagus, karena selesai bayar pajak bisa lebih cepat jajan bakso..hehe

Demikian sharing gw kali ini. Silahkam tulis komentar untuk pengalaman teman2 pembaca.

Edit (11 Mei 2017):

Karena banyak pembaca yang minta dihitungkan denda tunggakan pajak motor yg telat bayar dll., ane perlu sampaikan kalo ane bukan orang samsat. Bukan jg calo/biro jasa yg rutin bayar pajak. Jadi ane ga tahu itungan pastinya. Silakan pake ESTIMASI saja:

1. Nilai pajak lihat di STNK masing2, kalikan brp tahun tunggakan.

2. Nilai SWDKLLJ lihat di STNK, kalikan juga brp tahun tunggakan.

3. Denda pajak 2% sebulan, maksimal 24 bulan. Kalo lbh dr 24 bulan ya itung denda nya 24 bulan aja.

4. Denda SWDKLLJ Rp32.000 per tahun. Telat 2 bulan tetap nilai denda sthn. Kalo 1 thn 3 bulan dendanya itung 2 thn (2×32.000).

5. Kalo mau balik nama, sekitar 500ribu.

Oke yah, itu ESTIMASI ny. Maaf kalo komen minta dihitung denda ga bisa ane jawab satu per satu. Oleh karena itu usahakanlah bayar pajak tepat waktu. 🙂

Advertisements