Walau bnyak sudah tulisan-tulisan yg membahas seputar “menulis”, untuk tulisan mlam ini saya ingin mnggunakan kata itu sebagai title. Ya karena mulai malam ini saya bertekad tuk mulai aktivitas menulis. Banyak hal yang mambuat saya semakin berniat tuk menulis, bukan skedar miris ngeliat blog usang tak ada konten ini tapi lebih kepada kesadaran diri betapa banyak manfaat dari menulis. Betapa meruginya saya karena tidak memulainya lebih awal..
Untuk bisa menulis tentu butuh ide dan inspirasi, nah ide dan inspirasi tentu tidak datang dengan tiba-tiba.. Perlu banyak membaca agar kita mempunyai banyak ide. Inilah satu tujuan saya, targetnya menulis tapi yang pertama ingin saya capai adalah mnumbuhkan “minat baca”. Saya sadar betul kalo di ranking dari 1-10 dari tidak brminat sampai dengan sangat berminat membaca, saya ada di urutan 4. Berapa buku yg habis saya baca? Berapa artikel tiap “tahun” (pake satuan tahun saking jarangnya) yg saya simak, berapa kali sebulan baca koran? hufth.. Tak terhitung bnyaknya.. *Tak terhitung dlam artian hitunganny ga nambah. Mau mupuk minat baca kok yg didahulukan malah menulisnya? bukannya mningkatkan minat baca dulu.. Wahyu pertama Allah yang diturunkan melalui jibril pun bukan perintah menulis melainkan membaca, “iqro’! Iqro’ bismirobbikalladzi khalaq” bacalah..bacalah dengan nama Tuhanmu..?? Benar sekali, tapi tidak ada larangan kan kalo saya point-kan menulisnya.. Karena seperti yg saya bilang tadi, menulis itu perlu baca, so? saya jg butuh baca tuk mneruskan niat menulis ini. Tidak hanya baca dalam arti “menerjemahkan/ menangkap/ …” kode komunikasi yg dituangkan dalan tulisan tetapi juga membaca semua hal, semua kejadian juga semua kemungkinan. Jadi saya akan mendapatkan dua hal sekligus dgn mnargetkan “menulis” sebagai capaian, pertama jelas menulisnya itu sendiri, kedua ya membaca, karena tanpa baca, kegiatan menulis tak akan bnyak berkembang.
Oke kawan mari kita gemari menulis. Terakhir, ada satu kalimat bagus yg pernah saya baca dari blog tetangga “mengikat ilmu dengan menuliskanny”, kalau saya bilang ga skedar ilmu yg bisa kita ikat dengan tulisan, tapi semua apa yg kita “pernah” tau bisa kita ikat dengan menuliskannya.
Keep writing..
Bismillah

Advertisements